Solusi Alami Tuntaskan Sakit Batuk Pilek
Obat Ayam Pilek Minum Air
Diserang Batuk Pilek? Segera Lakukan Hal Berikut
Nov 11th
Flu dan pilek adalah dua penyakit yang memiliki konsekuensi yang berbeda tapi gejala yang ditimbulkan nyaris serupa. Meski flu lebih berat dari pilek namun keduanya bisa dicegah menjadi lebih parah jika kita waspadai sejak awal.
Dibanding pilek, flu dapat mengakibatkan komplikasi serius seperti radang paru-paru (pneumonia) hingga kematian. Maka itu flu harus segera diobati dalam waktu 48 jam setelah munculnya gejala adalah langkah yang terbaik.
Gejala pilek dan flu tersebut dapat berupa rasa gatal dan sakit pada tenggorokan, kepala terasa berat dan sakit, pegal-pegal, dan lain-lain. Orang dewasa rata-rata terserang pilek 3 kali setiap tahun, masing-masing berlangsung rata-rata 9 hari.
Beberapa cara untuk mencegah keparahan gejala pilek dan flu antara lain:
A. Begitu merasakan gejala awal1. Mulai memperbanyak minum air putih atau jus
Minum lebih banyak air atau jus dapat untuk menghindari gejala dehidrasi seperti, sakit tenggorokan dan hidung tersumbat
2. Berkumur dengan air garam
Untuk meredakan tenggorokan gatal tambahkan setengah sendok teh garam dalam segelas air hangat. Garam dapat menarik keluar kelebihan air dalam jaringan tenggorokan, mengurangi peradangan, dan membersihkan lendir dan meringankan iritasi di tenggorokan.
3. Pastikan hidung bersih dan tidak mampet
Bersihkan selalu hidung dari lendir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, hal tersebut dapat mencegah perkembangan gejala lebih lanjut. Sebaiknya juga mandi dengan air hangat.
B. Dalam dua jam pertama
Tidak harus mengonsumsi obat yang dijual bebas bisa juga madu. Madu dapat berguna untuk meredakan gejala pilek, konsumsi 1 sampai 2 sendok makan madu secara langsung atau dengan cara dicampurkan ke dalam teh. Sehingga tidak harus mengonsumsi obat-obatan yang dijual bebas. Air jahe dan sup hangat juga banyak membantu.
C. Selama enam jam berikutnya
1. Lebih banyak beristirahat
Tubuh dapat melawan virus dengan lebih baik jika tubuh telah beristirahat dengan cukup. Untuk menjaga dari berbagi kuman, maka cuci tangan secara teratur.
2. Terus menyeimbangkan asupan cairan
Terus minum banyak air, jus, teh, atau dapat dengan makan sup ayam untuk makan siang.
3. Melakukan latihan fisik ringan
Latihan fisik ringan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
D. Sehari setelahnya
Diet sehat dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, jadi pilihlah menu makan malam dengan makanan yang mencakup protein seperti daging tanpa lemak, ikan, atau kacang-kacangan, gandum, beras merah, dan banyak sayuran yang kaya antioksidan. Mandi dengan air hangat sebelum tidur. Kemudian tidur dengan kulitas yang baik dan waktu yang cukup.
Related Blogs
- Related Blogs on jamu pilek
- sambiloto, tanaman berkhasiat untuk tuntaskan batuk pilek | Batuk …
- pilek | Batuk Pilek Tuntas Alami
- Jamu Sinusitis (Pilek Menahun) « TOKO JAMU TRADISIONAL
- influensa, batuk, pilek | Batuk Pilek Tuntas Alami
- Penurun panas, batuk, dan pilek « Racikan Jamu Tradisional
Jitu Melawan Pilek
Dec 27th
Related Blogs
Pengobatan untuk batuk pilek umumnya tidak efektif
Dec 7th
Wajah Evie yang tenang tiba-tiba menegang. Ibu tiga anak ini terhenyak saat membaca salah satu surat elektronik yang dikirim temannya. Isinya mengingatkan agar berhati-hati dalam menggunakan obat batuk dan flu. Sebab, kedua jenis obat itu bisa membuat perdarahan di otak karena mengandung phenylpropanolamine (PPA). “Benar-benar mengerikan,” ia berkomentar. Bukan cuma Evie, rekan sekantornya, Singgih, pun memiliki kecemasan serupa. Ayah satu anak ini mencoba mencari tahu gara-gara kiriman surat elektronik serupa.
Dalam jumpa pers di Departemen Komunikasi dan Informatika, Selasa lalu, Kepala Badan Pengawas Pengendalian Obat dan Makanan Husniah Rubiana Thamrin Akib memberi jawaban. Ia menegaskan tidak benar pada Maret 2009, Badan Pengawasan Obat-obatan dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengeluarkan peringatan bahaya menyangkut sejumlah obat batuk dan flu dengan kandungan PPA seperti yang ditemukan dalam pesan singkat dan surat elektronik sejumlah orang. Pesan itu menyebut merek, di antaranya Decolgen, Mixaflu, Mixagrip, Neozep Forte, Procold, Sanaflu, Stopcold, Siladex, Triaminic Drops, Tusalgin, Flucyl, dan Fludane.
Husniah menyebutkan, FDA memang telah menarik semua jenis obat dengan kandungan PPA, sehingga di sini pun ramai dibicarakan. Alasan penarikan itu karena ada studi yang menunjukkan gejala perdarahan di otak (hemorrhagic stroke) jika mengkonsumsi dalam dosis besar. Dosis ini biasanya ditemukan pada obat pelangsing yang dijual bebas di Amerika Serikat. Padahal Indonesia tidak pernah menyetujui penjualan obat dengan kandungan PPA sebagai obat pelangsing. Jelas bahwa obat batuk dan pelangsing adalah dua hal yang berbeda.
