Solusi Alami Tuntaskan Sakit Batuk Pilek
Posts tagged anak
Vaksinasi influenza
Nov 28th
Vaksinasi influenza memberikan keuntungan yang nyata bagi kelompok populasi risiko tinggi, yaitu:
1. Anak-anak
Vaksinasi pada anak-anak menunjukkan efektifitas 77-91 persen untuk mencegah gejala akibat influenza, kesakitan akibat virus influenza tipe A
2. Usia lanjut
Vaksinasi terbukti menurunkan angka rawat inap rumah sakit akibat influenza san pneumonia sebesar 27-34 persen.
3. Pasien asma
Pada anak-anak dengan kondisi asma. Vaksinasi influenza terbukti menurunkan 22-41 persen eksaserbasi asma akut selama musim influenza.
4. Pasien diabetes
Vaksinasi influenza terbukti menurunkan angka rawat inap rumah sakit untuk semua komplikasi atau angka kematian sebesar 72 persen pada pasien diabetes untuk usia 18-64 tahun.
5. Pasien COPD
Vaksinasi influenza terbukti efektif menurunkan eksaserbasi pada pasien COPD ringan sampai berat sebesar 60-75 persen.
6. Pasien kardiovaskuler
Pada pasein dengan riwayat kardiovaskular, vaksinasi influenza daoat menurunkan kejadian stroke sampai 55 persen dan menurunkan kejadian infark miokardial sebesar 67 persen.
WHO telah menetapkan tujuan yang nyata unuk meningkatkan cakupan vaksinasi bagi kelompok populasi berisiko tinggi dan mencapai cakupan vaksinasi sebesar 75 persen kelompok populasi usia lanjut pada tahun 2010.
Saat ini ACIP (Advisory Committee on Immunization Practices) merekomendasikan perpanjangan masa pemberian vaksinasi influenza hingga sepanjang musim influenza.
“Di Indonesia sendiri, vaksinasi influenza masih belum dijadikan program nasional, kemungkinan baru tahun depan. Yang sudah ada baru imunisasi Haemophilus Influenzae type B (HIB),” ujar Prof Dr Sri Endang Rezeki S. Hadinegoro, dr., Sp.A(K), Divisi Infeksi dan Penyakit Tropis Departemen Kesehatan Anak FKUI-RSCM.
komplikasi pilek
Nov 25th
Pilek tergolong penyakit umum. Namun jangan anggap enteng karena komplikasinya dapat menyebar ke mana-mana lho, dan dapat menjadi membahayakan. Apa saja yang perlu diwaspadai?
Dalam setahun anak-anak dan dewasa bisa beberapa kali terserang pilek. Penyebabnya batuk pilek ini disebabkan karena masuknya virus flu ke dalam saluran pernapasan atas. Selain itu pilek juga bisa disebabkan oleh faktor alergi.
Berbeda dengan pilek oleh virus, pilek alergi tidak diawali dengan masuknya virus flu. Maka selain tidak disertai dengan munculnya demam, pilek alergi bersifat khas. Tetap saja pilek, sering pada saat-saat tertentu, dan muncul berulang secara periodik. Misal, hanya pilek kalau pagi hari, atau selama di kamar tidur saja, atau bila menghirup bau sesuatu, dan secara keseluruhan anak tampak sehat.
Pilek flu tidak kenal musim, dan tidak periodik pada waktu-waktu tertentu saja. Kebanyakan memang pada musim penghujan, atau musim peralihan musim kemarau ke penghujan, atau sebaliknya. Biasanya selalu disertai demam dan kondisi tubuh lemah lesu.
Influenza A
Virus penyebab batuk pilek banyak jumlahnya. Ada jenis yang jinak, ada pula yang ganas. Termasuk di sini virus flu burung, dan flu babi. Namun dalam keseharian, beberapa jenis virus flu A yang lazim menyerang manusia. Di negara empat musim, virus ini sering lebih ganas dan cenderung mewabah. Mereka membentengi tubuh terhadap ancaman virus influenza dengan vaksinasi. Tidak demikian di negara kita.
Flu sering dianggap sebagai penyakit lumrah yang sering diabaikan karena tidak berbahaya, oleh karena itu, serangan flu sering berlanjut dengan komplikasi. Sejatinya ketika sedang flu tidak dianjurkan melakukan aktivitas di luar rumah. Selain mencemari udara di sekitar kantor, sekolah, atau tempat kegiatan lain, tubuh juga makin lemah dengan tetap melakukan aktivitas fisik. Cara paling ampuh melawan virus yang sudah masuk ke dalam tubuh hanyalah dengan mengandalkan imunitas atau daya-tahan tubuh.
Agar imunitas tubuh tetap tangguh, perlu menu bergizi tinggi, yang berprotein, disantap hangat-hangat, dan cukup minum. Tak kurang penting memberi tubuh waktu untuk beristirahat dari segala aktivitas termasuk yang paling ringan sekalipun. Dengan cara begitu, daya-tahan tubuh akan lebih kuat melawan virus. Pemberian antibiotika pada penyakit yang disebabkan oleh virus hanya sia-sia, selain pemborosan biaya berobat, karena virus tak mati oleh antibiotika.
Infeksi superbugs
Yang kerap terjadi, jika selama flu tetap melakukan aktivitas, maka kondisi tubuh dilemahkan, sehingga infeksi oleh bibit penyakit lain berpotensi ikut berkembang. Serangan infeksi yang berkembang biasanya menyerang saluran napas bagian bawah, yakni batang tenggorokan (bronchus) sampai paru-paru, kalau bukan yang biasa menyerang telinga tengah.
Oleh karena itu ada istilah infeksi saluran napas atas (ISPA), dan ada pula infeksi saluran napas bawah, atau sebagai kelanjutan dari ISPA. Serangan lanjutan ini biasanya lebih berat, hingga memerlukan penanganan khusus.
Sehabis flu, demam meninggi lagi, muncul sesak napas, dan batuk-batuk berlanjut. Bila flu tak menyembuh, dan makin memburuk, pikirkan kemungkinan sudah terjadi komplikasi. Kita menyebutnya infeksi superbugs.
Selain ke paru-paru, telinga tengah tak jarang menjadi sasaran. Kita tahu saluran penghubung telinga dengan rongga hidung (tuba eustachius) pada anak masih terbuka, sehingga infeksi di hidung dan tenggorokan sebagaimana lazimnya flu, akan mudah menjalar memasuki ruang telinga tengah lewat saluran itu. Karenanya, komplikasi flu acap berkomplikasi menjadi infeksi telinga tengah yang dapat menyebabkan ketulian (otitis media chronica) pada usia anak.
Pilek perlu dijinakkan. Caranya dengan mengistirahatkan badan. Jangan biarkan anak bermain diluar. Upayakan lebih banyak di dalam rumah, menu bergizi tinggi, cukup minum, dan makanan-minuman dibuat lebih hangat. Baluri badan dengan obat gosok.
Bila badan kuat, flu mereda sendiri dalam beberapa hari. Namun bila flu masih berlangsung lebih seminggu, waspadalah. Mungkin penyakitnya sudah berlanjut. Selama masih hanya virus, lendirnya biasanya encer dan bening. Setelah ditumpangi bibit penyakit, biasanya oleh jenis kuman pendompleng, lendir berubah jadi kental dan berwarna kuning sampai kehijauan. Namun bila sudah ada kuman lain, itulah saatnya periksa ke dokter.
Jadi sesungguhnya komplikasi masih bisa dicegah dengan lebih mewaspadai kelanjutan flu yang mungkin terjadi. Yaitu bila demam muncul kembali, kondisi anak tampak lebih lemah dan lesu, jenis gejalanya bertambah, selain lendirnya juga berubah. Jangan tunggu komplikasi berkepanjangan. Segera minta bantuan dokter untuk membantu menghentikannya, agar komplikasi tidak berakhir buruk, atau sampai terjadi kematian.
hindari obat batuk pilek pada bayi
Nov 19th
FDA, badan obat-obatan amerika serikat beberapa waktu yang lalu mengeluarkan statement tentang menghindari obat-obatan khususnya bagi anak berusia 2 tahun kebawah. Memang publikasi dan promosi obat-obatan kimia tentang penggunaan obat batuk, pilek, demam atau yang dikenal common cold ini sangat gencar.
Dalam informasinya juga diberika tips untuk mengatasi batuk pilek untuk anak usia 2-11 tahun
- Obat yang diberikan pada dasarnya tidak akan menyembuhkan batuk pilek, tetapi mempersingkat waktu dan untuk menghilangkan gejalanya saja.
- Lihatlah bahan aktif yang terkandung pada label, dan pelajari gejala yang muncul pada anak
- Berhati-hati untuk memberikan lebih dari 1 jenis obat. Hal ini berpotensi memberikan zat aktif yang sama sehingga mengakibatkan over dosis
- Pastikan mengikuti aturan dan petunjuk pemakaian
- Untuk bayi berikan ASI dan asupan yang cukup
- Perhatikan kebersihan, dan hindarkan dari orang yang terkena batuk pilek
- Jika kondisi tidak membaik dalam 3 hari, konsultasikan dengan dokter anda
Pesan lainnya adalah jika anda berkonsultasi dengan dokter, perawat, dan apoteker, pastikan menanyakan bagaimana pengguanaan obat tersebut khususnya untuk anak dibawan 2 tahun. Semoga sehat selalu.
